Makam Para Wali di Kubur Datu Harung

Sebagian besar warga Tanjung mengenal komplek makam Datu Harung yang berada di Kelurahan Pembataan, tidak jauh dari Mapolres Tabalong. Namun, mungkin belum banyak yang tahu bahwa di areal pemakaman keramat itu kini terdapat banyak makam para wali Allah.

Penasaran dengan kabar adanya makam para wali itu, TUNtas menyempatkan diri mengunjungi areal pemakaman tersebut. Kesan pertama yang didapat, komplek pemakaman ini terlihat bersih dan terpelihara dengan baik.

Di tempat itu sedikitnya tedapat 45 buah makam yang sudah diberi nama. Dari nama-nama itu diketahui bahwa kubur itu adalah makam para wali Allah yang semuanya berasal dari Timur Tengah. Ada yang berasal dari Mekkah (Arab Saudi), Madinah (Arab Saudi), Hadral Maut (Yaman), Iran dan Irak. Sebagian diantaranya telah dipasangi kain kuning sebagai tanda bahwa makam itu dikeramatkan.

Saat itu keadaan lagi sepi. Tidak ada seorang pun penziarah yang berada di pemakaman tersebut. Untuk mengobati rasa penasaran dan keingintahuan mengenai pemakaman ini, TUNtas terpaksa memanggil seorang warga yang kebetulan lewat di depan areal tersebut. Untungnya lelaki separuh baya itu bersedia diajak ngobrol dan tahu banyak tentang puluhan makam wali ini.

Menurutnya, dulu di tempat itu hanya ada kubur Datu Harung dan beberapa warga. Namun kini telah bertambah dengan adanya makam para wali yang diketahui melalui mimpi salah seorang warga. “Kabarnya ada warga yang bermimpi bahwa di tempat itu ada makam yang datang secara gaib,” jelasnya.

Dengan adanya mimpi itu, tambahnya, lalu ada yang berinisiatif membuat nisan dan membuat kuburan dari semen. Sejak itu pula banyak warga yang berziarah dan melakukan selamatan di areal pemakaman ini.

“Dulu ketika masih baru, orang mengadakan selamatan di sini. Tapi sekarang sudah jarang ada orang melakukannya,” pungkasnya. Namun ia tidak berani memastikan benar tidaknya kubur itu makam para wali.***

 

Penuh Nuansa Supranatural

Saat ini banyak orang sudah tak tahu akan adanya keramat para wali. Sebagian bahkan menganggap bahwa karamah para wali sama dengan tahyul, klenik, bahkan menyamakannya dengan perbuatan musyrik. Bahkan cerita tentang makam para wali banyak diselipi kejadian-kejadian supranatural.

 Di Mekkah ada makam Syeikh Nawawi Al Bantani (ulama wali ALLAH asal Banten yang jadi mufti mazhab Syafi’i di Masjidil Haram). Ketika pemerintah Bani Saud mau membangun fly over melewati makam tersebut, mereka mau membongkar makamnya dan menancapkan tiang pancang di sana. Hasilnya, semua alat berat mogok dan fly over terpaksa dibelokkan jadi mirip huruf S. Di Dumai, di situ ada juga makam yang tidak bisa dibongkar untuk dibuat jalan. Akhirnya pemerintah mengalah dengan membelah dua jalan melewati kuburan tersebut. Sejauh ini kurang jelas siapa yang dimakamkan di sana.

Sementara soal makam berpindah secara gaib tempat bukan hal baru di dunia. Umumnya, makam-makam itu adalah tempat bersemayam para wali. Hal ini tentu saja dengan ijin Allah SWT, karena jika Allah berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin terjadi.***

 

Makam Para Wali di Komplek Pemakaman Datu Harung

No

Nama Wali

Asal

 

1

 

 

2

 

3

 

4

 

 

5

 

 

6

 

7

 

8

 

9

 

10

 

11

 

12

 

13

 

 

14

 

15

 

16

 

17

 

18

 

19

 

20

 

21

 

22

 

23

 

24

 

25

 

26

 

27

 

28

 

29

 

30

 

 

31

 

32

 

 

33

 

34

 

35

 

36

 

37

 

38

 

39

 

40

 

41

 

42

 

43

 

44

 

45

 

Habib Abdul Wahab

(Pangeran Singa Terbang)

 

Syech Rusman Alwi bin Bakar

 

Syech Rahmat Alwi bin Bakar

 

Al Harun bin Habsi

(Pangeran Surya Negara)

 

Syech Abdul Manan Al Sihab

(Pangeran Badai Gurun)

 

Syech Ja’par Umar

 

Syech Zamaluddin Al Zailani

 

Syech Abdullah Ali bin Abbas

 

Syech Abdullah Al Hasim

 

Syech Abdul Manan bin Bakar Al Hasim

 

Syech Ali Usman Al Hasim

 

Syech Abdulah Muksin

 

Syech Mustakim Said

(Singa Padang Pasir)

 

Syech Arif Rusman Abdul Gani

 

Syech Rachman Sidik

 

Syech Achmad Sidik

 

Syech Zailani Sidik

 

Syech Rusman Awaluddin Said

 

Syech Rachmad Ali Usman

 

Syech Hasbullah

 

Habib Al Husin

 

Habib Al Hadad

 

Syech Hasan Al Wahid

 

Habib Amir Al Husin

 

Habib Zamaluddin Al Husin

 

Siti Hamdah Ramlah Al Husin

 

Habib Usman Al Husin

 

Habib Said Al Husin

 

Habib Zamal Al Husin

 

Zulfikar

(Pangeran Kertapati)

 

Syech Rahmad Guzali

 

Al Hamid bin Al Qatri

(Pangeran Nusapati)

 

Habib Rachman Alwi Mas’ud

 

Habib Rachman Mas’ud

 

Habib Abdullah Said

 

Habib Achmad Rachman

 

Syech Rachman Said Al Harun

 

Syech Abdul Zeen Al Hasim

 

Siti Raudah Al Rasid

 

Syech Abdurahman Sidik

 

Habib Ali Al Husin Al Said

 

Habib Bakar Al Husin

 

Syech Abdullah Alwi bin Abbas

 

Habib Rasid Rachman bin Abbas

 

Syech Syahruddin Halil Al Habsyi

 

Hadral Maut

 

 

Madinah

 

Madinah

 

Hadral Maut

 

 

Madinah

 

 

Madinah

 

Mekkah

 

Madinah

 

Madinah

 

Madinah

 

Madinah

 

Madinah

 

Madinah

 

 

Hadral Maut

 

Iran

 

Iran

 

Iran

 

Mekkah

 

Madinah

 

Iran

 

Hadral Maut

 

Hadral Maut

 

Iran

 

Hadral Maut

 

Hadral Maut

 

Hadral Maut

 

Hadral Maut

 

Hadral Maut

 

Hadral Maut

 

Hadral Maut

 

 

Madinah

 

Hadral Maut

 

 

Madinah

 

Madinah

 

Baghdad

 

Baghdad

 

Irak

 

Irak

 

Mekkah

 

Madinah

 

Irak

 

Iran

 

Mekkah

 

Madinah

 

Madinah

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s